Kupertahankan kau demi kehormatan bangsaKupertahankan kau demi tumpah darahSemua pahlawan-pahlawanku
Merasa tidak asing dengan lagu ini? Ya, lagu dari Cokelat ini mungkin adalah salah satu lagu yang menggambarkan kobaran semangat nasionalisme di tengah kawula muda.
Semangat masih merupakan bagian penting dari nasionalisme dan patriotisme. Kini, apakah masih dapat dengan mudah kita temukan di lingkungan sekitar?
Dengan adanya arus globalisasi yang sangat cepat ini, dimana kita bisa pesan mie ayam hanya dengan beberapa sentuhan di layar gadget, saya mengakui sulit rasanya mencari rasa nasionalisme dan patriotisme dapat ditemukan.
Bisa dilihat dari pola konsumerisme, westernisasi, sikap apatis, dan hedonisme yang perlahan-lahan mulai menampakkan diri. Saya bersyukur karena akhirnya ilmu Sosiologi dalam buku paket tidak sia-sia. Hehehe...
Sejujurnya, 2-3 tahun lalu, saya kurang dapat memahami ilmu sosiologi karena kurangnya contoh dalam kehidupan sehari-hari. Kurang piknik sepertinya.
Tapi, sekarang? Wah, paling relate dengan kehidupan sehari-hari. Sampai saat pergi ke suatu tempat, sering terbesit dalam benak saya, "wah, ini contoh konsumerisme, hedonisme, dan semacamnya, ya...".
Sekarang ini, gaya hidup individualis dan apatis sepertinya sedang trend, tak dapat dielakkan ini adalah salah satu dampak tersebarnya paham liberalisme yang mengatasnamakan kebebasan.
Tantangan-tantangan ini tentu harus menjadi perhatian di masa sekarang. Terancamnya jati diri bangsa dan terkikisnya nasionalisme-patriotisme merupakan bentuk nyata dari dampak negatif globalisasi. Memang bukan hal yang mudah untuk membendung ini semua. Namun, jika terdapat kemauan dan tekad yang kuat, ini bukanlah masalah yang sulit.
Persatuan dan kesatuan bangsa harus kembali digalakkan. Adanya tahun politik dan penyebaran berita hoax menambah pelik permasalahan.
Kita harus segera bangkit!
Mulailah peduli dengan lingkungan sekitar, mulailah bercengkerama (tentunya membicarakan hal yang bermanfaat dan ora julid tok isine) dengan tetangga, carilah teman berdiskusi, rancanglah rencana-rencana dan impianmu untuk dirimu, bangsamu, dan negaramu.
Buat dirimu menyatu dengan Indonesia.
Beri aku sepuluh pemuda,niscaya akan kuguncangkan dunia.-Ir. Soekarno